Logo

Berita & Artikel

CARA MEMATIKAN MESIN MOBIL YANG BENAR<br><br>

CARA MEMATIKAN MESIN MOBIL YANG BENAR

Beberapa pemilik mobil memiliki kebiasaan untuk menginjak pedal gas dan ‘menggeber’ mesin mobil sebelum memutar kunci kontak untuk mematikan mesin mobil. Kebiasaan ini dilakukan dengan alasan untuk menjaga agar aki mobil tetap memiliki daya pada dinamo starter. Sehingga, jika akan menghidupkan mesin kembali menjadi mudah untuk dilakukan.

Kebiasaan tersebut rupanya masih banyak dilakukan hingga sekarang ini. Padahal, dengan teknologi mesin mobil generasi terbaru sekarang yang sudah canggih, alasan tersebut tidak lagi relevan. Kecenderungan untuk menggeber mesin sebelum mematikan mesin mobil justru dapat mengakibatkan mesin mobil lebih cepat rusak.
Saat mesin mobil digeber atau diderungkan, maka mesin akan bekerja dengan putaran yang cukup tinggi. Dampaknya, mesin akan membutuhkan pelumas yang lebih banyak daripada saat mesin berputar pada rpm yang lebih rendah. Dan ketika mesin dimatikan secara tiba-tiba, maka tekanan pelumasan mobil akan berkurang secara drastis. Padahal, saat digeber maka mesin akan memasuki kondisi panas yang membutuhkan sistem pelumasan tetap bekerja.

Saat kondisi mesin panas dan digeber tersebut, komponen mesin ada dalam kondisi tinggi dan kondisi yang masih mengembang. Dinding-dinding komponen juga saling bersentuhan dan bergesekan dengan cepat. Ketika mesin mati, maka suplai pelumas juga akan berhenti. Efeknya, gesekan dan sentuhan antar komponen menjadi lebih keras dan mengakibatkan komponen menjadi lebih cepat aus. Ibaratnya, ketika kita sedang berlari kencang, tiba-tiba dijegal dan dipaksa untuk berhenti. Kondisi tersebut tentu akan membuat kita cidera bukan?

TIPS MEMATIKAN MESIN MOBIL YANG BAIK

Agar mesin dapat lebih awet, maka mulailah untuk memiliki kebiasaan mengurangi beban kerja mesin sebelum mesin mobil dimatikan. Menunggu hingga mesin memasuki putaran normal yang stabil, barulah putar kunci kontak mobil ke posisi off.
Jika tidak dalam kondisi darurat, sebaiknya sebelum mematikan mesin mobil, maka matikan terlebih dahulu semua fitur yang ada pada mobil anda. Contohnya adalah mematikan AC, lampu-lampu dan juga sistem audio. Dengan cara ini, maka beban kerja mesin akan berkurang dan memasuki posisi kerja normal. Barulah anda dapat dengan aman mematikan mesin mobil anda.

Sumber : www.asapmobil.com

Latest Berita & Artikel

Penggunaan Teknologi Informasi di Sektor Ritel Diproyeksikan Tumbuh hingga 2021Penggunaan Teknologi Informasi di Sektor Ritel Diproyeksikan Tumbuh hingga 2021
International Data Corporation (IDC) memperkirakan anggaran penggunaan teknologi informasi pada sektor ritel akan tumbuh 17 persen per tahun hingga 2021. Ini menjadikan sektor ritel menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat untuk belanja teknologi di Indonesia.
5 CARA MENJAGA TUBUH TETAP SEHAT DI TENGAH WABAH CORONA
Imbauan Pemerintah untuk social distancing atau jaga jarak sosial demi mencegah
penyebaran virus corona membuat banyak orang #dirumahaja. Kondisi ini membuat rutinitas berubah, tak ada lagi perjalanan panjang menuju ke kantor, tak ada janji meeting di luar kantor, semua pekerjaan dilakukan dari rumah. Banyak orang merasa bosan, belum lagi setiap hari informasi terbaru terkait Covid-19 makin membuat stres dan cemas. Di saat seperti ini, seringkali makanan menjadi cara untuk mengatasi stres. Makanan manis seakan menjadi penghibur hati. Belum lagi banyak resto atau penjual makanan yang menawarkan potongan harga selama masa isolasi ini. Padahal, gaya hidup penyebab obesitas, diabetes, dan sindrom metabolik bisa memperburuk respons kekebalan tubuh. Di tengah wabah corona sekarang ini, sangat penting menjaga kesehatan, salah satu caranya adalah menjaga daya tahan tubuh.
ADA 7 (TUJUH) ITEM YANG MESKI DI PERHATIKAN DI KENDARAAN ANDA DI SAAT SERVICE BERKALA
Di dalam kendaraan anda ada 7 (tujuh ) item yang memiliki peranan yang penting dalam pengoperasian serta keamanan berkendara. cairan ini memberikan lubrikasi serta memproteksi berbagai macam sistem dan komponen. Ketika cairan ini berada di bawah level rata – rata atau ketika adanya degradasi fungsi dari cairan tersebut, tidak jarang, kerusakan yang serius serta biaya perbaikan yang tinggi dapat terjadi.

Berikut adalah beberapa komponen cairan yang penting dalam kendaraan anda :